Walikota Blitar Serahkan Langsung Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Penyerahan Simbolis Becak Listrik dari Presiden Prabowo oleh Walikota Blitar (Sumber gambar: koranmemo.com)

Ratusan tukang becak di Kota Blitar tampak sumringah setelah menerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto pada Jumat sore (6/3/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) bersama Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba kepada para penerima. Prosesi penyerahan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Blitar.

Kegiatan itu turut disaksikan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan serta Ketua YGSN Jawa Timur Ana Setyawati.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Kota Blitar Priyo Suhartono, anggota DPRD, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan bantuan becak listrik tersebut memiliki makna besar bagi para tukang becak. Ia berharap bantuan itu bisa menjadi penyemangat bagi mereka yang masih berusaha mencari nafkah di usia yang tidak lagi muda.

Baca juga:  Waspada Malaria! Empat Kelurahan di Kota Blitar Terindikasi

Menurutnya, dengan adanya becak listrik, para pengemudi tidak perlu lagi mengayuh becak secara manual karena kendaraan tersebut sudah digerakkan oleh motor listrik.

“Selain lebih ringan digunakan, becak listrik ini juga ramah lingkungan. Cukup dinyalakan, becak sudah bisa berjalan,” ujar Mas Ibin.

Ia menambahkan, bantuan tersebut menjadi bukti perhatian Presiden terhadap masyarakat yang masih berjuang memperbaiki kondisi ekonominya. Becak listrik yang diberikan merupakan bantuan dari dana pribadi Presiden dan disalurkan ke sejumlah daerah di Indonesia.

“Sebagai kepala daerah kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan becak listrik ini. Semoga para tukang becak di Kota Blitar semakin sejahtera dan SAE,” ujarnya.

Mas Ibin menjelaskan, ratusan penerima bantuan tersebut telah melalui proses seleksi. Mereka merupakan warga Kota Blitar dengan usia minimal 55 tahun dan masih memiliki keinginan untuk bekerja sebagai tukang becak.

Ia juga menilai program tersebut sangat cocok dengan kondisi Kota Blitar yang masih memiliki banyak tukang becak. Setiap hari, para pengemudi becak kerap mangkal untuk mengantar wisatawan menuju Makam Bung Karno maupun Istana Gebang.

Pemerintah Kota Blitar juga berpesan kepada para penerima agar becak listrik tersebut dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca juga:  Ribuan Peserta PBI-JK Dinonaktifkan, DPRD Jatim Kawal Proses Reaktivasi di Kota Blitar

“Becak ini jangan sampai dijual karena bantuan ini sangat berharga,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan menjelaskan bahwa program bantuan becak listrik tersebut telah dirancang oleh Presiden Prabowo sejak sebelum menjabat sebagai kepala negara.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sepenuhnya berasal dari dana pribadi Presiden.

“Harapannya tentu dapat membantu meringankan beban para pengemudi becak yang sebagian besar sudah lanjut usia,” ujarnya.

Becak listrik yang dibagikan kepada para penerima merupakan produk PT Pindad. Setiap unit becak listrik tersebut memiliki nilai sekitar Rp22 juta. (HEV/YUN) 

Iklan