Target SPMB 2026: Dispendik Kota Blitar Kejar Seluruh Rombel Terisi Penuh
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan pengisian rombongan belajar (rombel) pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Seluruh rombel ditargetkan dapat terisi penuh, meskipun di lapangan masih dihadapkan pada persoalan ketimpangan jumlah anak usia sekolah di setiap wilayah.
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengungkapkan bahwa setiap sekolah dasar (SD) negeri di wilayah kota setidaknya harus memiliki satu rombel dengan jumlah siswa yang terpenuhi.
“Harapannya semua rombel bisa terisi. Minimal untuk jenjang SD, satu sekolah memiliki satu rombel yang penuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara ideal satu rombel diisi sekitar 28 siswa. Namun, kondisi riil di lapangan sering kali tidak sejalan dengan perhitungan tersebut karena ketersediaan anak usia sekolah di sekitar lingkungan sekolah tidak selalu mencukupi.
Menurutnya, perbedaan jumlah anak usia sekolah di tiap wilayah berdampak langsung pada jumlah pendaftar di masing-masing sekolah. Hal ini menyebabkan adanya kesenjangan, di mana beberapa sekolah mengalami lonjakan peminat, sementara yang lain justru kekurangan calon siswa.
“Ada sekolah yang peminatnya tinggi, tapi ada juga yang sepi. Ini dipengaruhi oleh sebaran anak usia sekolah yang tidak merata,” jelasnya.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Dispendik tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menentukan pilihan sekolah sesuai preferensi masing-masing dalam proses SPMB.
“Kami tetap memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam memilih sekolah. Yang penting rombel bisa terisi,” tegasnya. (HEV/YUN)



