RS Islam Aminah Blitar menggelar kegiatan sosialisasi Basic Life Support (BLS) yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Kota Blitar berlangsung dengan sukses, Sabtu (21/10/2023). Acara ini dihadiri oleh 24 siswa dari kelas 10, 11, dan 12 yang aktif dalam ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR).

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Bapak Edi Suroso, S.Pd., yang menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan sosialisasi ini. “Kami sangat bangga melihat antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan ini,” ujar Bapak Edi Suroso.

Baca juga:  Harga Beras di Kota Blitar Meroket Tajam, Tembus Hingga Rp70 Ribu 5 Kg

Pemateri utama dalam kegiatan ini adalah dr. Ghani Hukma, seorang tenaga medis berpengalaman. Dalam penyampaiannya, dr. Ghani membawakan materi BLS dengan jelas dan menarik, memastikan setiap siswa memahami pentingnya keterampilan BLS dalam situasi darurat. Setelah penyampaian materi, siswa diberi kesempatan untuk melakukan praktik langsung satu per satu. Tujuan dari praktik ini adalah agar mereka lebih mengerti dan memahami cara melakukan BLS dengan benar.

Antusiasme siswa sangat terasa dalam kegiatan sosialisasi BLS ini. Mereka terlihat sangat serius dalam mengikuti materi yang disampaikan, aktif bertanya kepada pemateri, dan dengan bersemangat melibatkan diri dalam sesi praktik. Ini mencerminkan semangat belajar yang tinggi dan kesadaran mereka akan pentingnya pengetahuan Basic Life Support dalam situasi darurat.

Baca juga:  RS Islam Aminah Blitar Kembali Memberangkatkan Umroh Karyawan Berdedikasi Tinggi 2023

Kegiatan sosialisasi BLS ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Dengan pengetahuan yang mereka dapatkan, diharapkan siswa dapat menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka, meningkatkan kesadaran akan pentingnya keterampilan BLS, dan memberikan pertolongan pertama dengan benar dalam situasi darurat. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap memberikan bantuan dalam situasi darurat di masa depan.

Editor: Dadang Kurniawan

Iklan