Jalan Raya Bangsri II Rusak Parah, Warga Tutup Lubang dengan Keset dan Pasang Spanduk Peringatan

warga pasang peringatan jalan berlubang di jalan raya Bangsri II (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Kondisi Jalan Raya Bangsri II di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, kembali menjadi sorotan. Warga setempat dan para pengguna jalan mengeluhkan kerusakan yang tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh.

Ruas jalan yang berada di sisi utara Jalan Raya Bangsri I itu dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan keselamatan pengendara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terjadi sepanjang kurang lebih 450 meter. Lubang-lubang dengan kedalaman bervariasi tampak tersebar di sejumlah titik, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hari maupun ketika hujan turun.

Baca juga:  Warga Candirejo Tolak Perbaikan Jalan, Ini Tanggapan DPRD Kabupaten Blitar

Salah seorang pengendara, Ali Imron, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebut, perbaikan memang pernah dilakukan, namun hanya sebatas penambalan dan tidak bertahan lama.

“Kurang lebih ada 450 meter yang rusak. Dulu sempat ditambal, tapi sekarang berlubang lagi,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi jalan rusak.

Menurut Ali, bekas tambalan aspal yang sebelumnya dilakukan kini kembali mengelupas dan rusak. Hal itu membuat kondisi jalan semakin memburuk dan berpotensi memicu kecelakaan.

“Tambalannya tidak kuat. Sekarang lubangnya terbuka lagi dan cukup dalam di beberapa bagian,” tambahnya.

Melihat situasi tersebut, warga sekitar akhirnya berinisiatif melakukan langkah swadaya guna meminimalkan risiko kecelakaan. Beberapa lubang ditutup menggunakan keset sebagai penanda agar pengendara dapat melihat titik kerusakan dari jarak tertentu.

“Lubang-lubang itu ditutup pakai keset supaya pengendara sadar kalau di situ rusak dan tidak langsung terperosok,” jelas Ali.

Tak hanya itu, warga juga memasang spanduk bertuliskan peringatan rawan kecelakaan di sekitar ruas jalan yang rusak. Spanduk tersebut dipasang sebagai bentuk peringatan dini bagi pengguna jalan, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.

Baca juga:  Sopir Mabuk Tabrak Warga di Blitar, Satu Tewas usai Terseret 650 Meter

“Sudah ada yang hampir jatuh, jadi warga sepakat pasang spanduk peringatan,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut secara permanen, bukan sekadar tambal sulam.

Mengingat Jalan Raya Bangsri II merupakan akses vital bagi aktivitas harian masyarakat Desa Bangsri, perbaikan menyeluruh dinilai sangat mendesak demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (HEV/YUN)

Iklan