Usai Terbakar, Pasar Kesamben Siap Dibangun dengan Konsep Dua Lantai

Pasar Kesamben yang Mulai Dibangun Usai Terbakar (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Pembangunan Pasar Kesamben yang sempat terbakar tiga tahun lalu kini segera memasuki tahap pelaksanaan. Proyek tersebut ditandai dengan kedatangan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui satuan kerja Provinsi Jawa Timur ke Kabupaten Blitar pada pekan lalu untuk melakukan persiapan awal pembangunan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmadi, menyampaikan bahwa kontrak pembangunan Pasar Kesamben telah resmi ditandatangani pada 29 Desember 2025. Dengan penandatanganan kontrak tersebut, proses pembangunan pasar dijadwalkan berlangsung selama satu tahun penuh.

“Kontrak ini dimulai sejak 29 Desember 2025 hingga 29 Desember 2026. Artinya durasi pengerjaannya selama satu tahun. Walaupun pelaksananya dari pemerintah pusat, kami di daerah tetap melakukan pendampingan,” jelas Darmadi.

Baca juga:  Tumbuhkan Budaya Menabung, Bupati Blitar Hadirkan Tabungan Simpel Pelajar

Ia menuturkan, kunjungan tim dari Kementerian PUPR merupakan bagian dari koordinasi awal sebelum pembangunan fisik dimulai. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek teknis terkait tahapan pekerjaan serta rencana pelaksanaan pembangunan pasar ke depan.

Selain itu, sebagai tindak lanjut, akan dilakukan sosialisasi kembali kepada para pedagang dan masyarakat di sekitar Pasar Kesamben.

Sosialisasi ini rencananya digelar di Kecamatan Kesamben dalam waktu dekat agar seluruh pihak memahami proses dan tahapan pembangunan yang akan berjalan.

“Mereka akan menyampaikan rencana kegiatan, termasuk pentingnya pendekatan dan sosialisasi lanjutan kepada masyarakat. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama. Biasanya masyarakat Jawa mempertimbangkan hari baik, jadi nanti akan disesuaikan, termasuk selamatan,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama, Darmadi menyebut bahwa kegiatan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Namun, pelaksanaannya masih menunggu penentuan hari yang dianggap baik sesuai kearifan lokal. Dari sisi kesiapan, Kementerian PUPR dan dinas terkait sudah siap untuk memulai pembangunan.

Baca juga:  Luas Tanam Padi di Kabupaten Blitar Tembus 56 Ribu Hektare, Perkuat Posisi Penyangga Beras Jatim

Darmadi juga menjelaskan bahwa Pasar Kesamben akan dibangun dengan konsep dua lantai menggunakan sistem semi-basement. Bangunan pasar dirancang dengan konsep terbuka guna memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Dengan dimulainya pembangunan Pasar Kesamben, diharapkan fasilitas perdagangan di wilayah tersebut menjadi lebih representatif dan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Bangunannya dua lantai dengan konsep semi-basement dan sistem terbuka. Harapannya lebih fleksibel untuk kegiatan belanja dan parkir masyarakat,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan