Ramadan Berkah, Omzet Pasar Takjil di Blitar Capai Puluhan Juta per Hari

Omzet Pasar Takjil di Blitar Capai Puluhan Juta per Hari (Sumber gambar: kabarbaik.co)

Keberadaan pasar takjil di Jalan Kenanga, Kota Blitar, selama Ramadan tahun ini membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi daerah. Bazar musiman tersebut mampu mencatat transaksi harian dalam jumlah besar.

Selama penyelenggaraan pasar takjil, peredaran uang yang tercatat mencapai sekitar Rp35 juta setiap harinya. Angka tersebut diperkirakan masih berpotensi meningkat, terutama seiring bertambahnya popularitas pasar takjil di kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa capaian tersebut diperoleh dari laporan hasil penjualan para pedagang yang dihimpun hampir setiap hari.

Baca juga:  Psikologis Siswa MTs di Blitar yang Aniaya Teman Stabil

“Pada awal Ramadan, rata-rata perputaran uang di Pasar Takjil Jalan Kenanga mencapai Rp35 juta per hari. Kami terus memantau perputaran uang di pasar takjil ini,” ujarnya pada Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan pedagang, pada 19 Februari perputaran uang tercatat sebesar Rp35 juta. Pada hari berikutnya meningkat menjadi lebih dari Rp37 juta, sedangkan di hari ketiga berada di kisaran Rp36 juta lebih.

Parminto mengakui adanya perubahan nilai transaksi dari hari ke hari. “Memang terjadi fluktuasi angka perputaran uang setiap hari, kisarannya sekitar Rp30 juta dan dimungkinkan akan meningkat,” ungkapnya.

Baca juga:  Dinkes Blitar Temukan 200 Kasus Balita Obesitas, Orang Tua Diminta Waspada

Ia menegaskan bahwa Disperindag akan terus melakukan pendataan hasil penjualan pedagang secara berkala, yakni setiap dua hari sekali. Langkah ini dilakukan untuk memantau dinamika aktivitas perdagangan selama bulan Ramadan.

“Pemantauan akan dilakukan secara rutin sehingga fluktuasi perputaran uang dari awal, pertengahan, hingga akhir Ramadan bisa terpantau. Nantinya dinas dapat mengambil langkah jika diperlukan,” jelasnya.

Menurut Parminto, minat masyarakat untuk berbelanja di Pasar Takjil Jalan Kenanga tergolong tinggi. Hal itu tetap terlihat meski di berbagai wilayah Kota Blitar juga banyak pedagang takjil bermunculan, serta kondisi cuaca yang terkadang kurang bersahabat karena hujan.

Baca juga:  7 Ribu Warga Blitar Belum Lunasi PBB, Pemkot Beri Kesempatan Bayar Tanpa Denda

Tahun ini, suasana pasar takjil terasa semakin semarak dengan adanya hiburan musik secara langsung. Kehadiran live music dinilai turut meningkatkan daya tarik pengunjung.

“Adanya hiburan ini juga ikut menarik minat pengunjung. Harapannya tetap menjadi pusat utama keramaian, meskipun di hampir seluruh wilayah kota cukup banyak penjual takjil,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan