DKPP Blitar Imbau Warga Waspada Rabies, Sediakan Ratusan Dosis Vaksin Gratis

ilustrasi pemberian vaksin rabies pada kucing (sumber gambar: tempo.co)

Potensi penularan penyakit dari hewan peliharaan ke manusia perlu diwaspadai, salah satunya rabies yang kerap menyerang anjing maupun kucing.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam memelihara hewan kesayangan. Jika hewan menunjukkan tanda-tanda rabies, pemilik diminta segera menjauhkan diri dan membawanya ke dokter hewan.

Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh, menegaskan pentingnya langkah cepat dalam menangani kasus rabies, terutama ketika terjadi gigitan.

“Jika ada gigitan, manusia harus segera dibawa ke rumah sakit. Sedangkan hewan peliharaan dibawa ke DKPP Kota Blitar agar dapat dievakuasi dan diperiksa apakah positif rabies atau tidak,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Baca juga:  Warga Candirejo Tolak Perbaikan Jalan, Ini Tanggapan DPRD Kabupaten Blitar

Dewi menjelaskan, rabies biasanya ditandai perubahan perilaku hewan. “Hewan yang semula jinak bisa tiba-tiba menjadi galak, lalu mengalami kejang, hingga hidrofobia atau takut terhadap air dan cahaya,” terangnya.

Sebagai langkah pencegahan, DKPP Kota Blitar menyiapkan program vaksinasi rabies. Tahun ini tersedia 382 dosis vaksin yang akan mulai diberikan bertepatan dengan peringatan Rabies Day pada September mendatang.

“Karena jumlah vaksin terbatas, kami mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk segera mendaftar lebih awal agar bisa ikut vaksinasi,” tambah Dewi.

Baca juga:  Gelontorkan 3,7M, Disperkim Rehabilitasi 188 Rumah Tidak Layak Huni di Blitar

Ia menekankan, vaksinasi sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi pemilik dari risiko penularan. “Vaksinasi merupakan langkah awal pencegahan. Dengan begitu, anjing maupun kucing peliharaan tetap sehat, dan pemiliknya pun aman,” tegasnya.

DKPP berharap kepedulian masyarakat terhadap kesehatan hewan semakin meningkat. Pemberian vaksin rabies dinilai krusial untuk melindungi hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit berbahaya ini.

“Melalui vaksinasi rabies, risiko penularan bisa ditekan, dan Kota Blitar tetap terbebas dari ancaman rabies,” pungkas Dewi. (HEV/YUN)

Iklan