Pasar Kuliner Ahmad Yani Sepi Pengunjung, Pemkot Blitar Siapkan Revitalisasi Total

Pasar Kuliner Ahmad Yani (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Kondisi Pasar Kuliner yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar, kini semakin sepi peminat. Penurunan jumlah pengunjung terlihat seiring banyaknya kios yang tutup serta fasilitas yang dinilai kurang nyaman.

Situasi ini dikeluhkan baik oleh pengunjung maupun pedagang yang masih bertahan. Baharudin, salah satu warga yang sebelumnya cukup sering datang, mengaku kini jarang berkunjung ke lokasi tersebut.

“Dulu sering ke sini, tapi sekarang sudah jarang karena banyak kios tutup. Tempatnya juga perlu dibuat lebih nyaman, karena itu sangat berpengaruh terhadap minat orang datang,” ujar Baharudin saat ditemui di lokasi, Rabu (15/4).

Baca juga:  Inspektorat Blitar Targetkan Proyek Strategis Rampung Sebelum Desember 2025

Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang pedagang yang memilih tidak disebutkan namanya. Ia mengungkapkan bahwa pendapatannya terus menurun akibat berkurangnya jumlah pengunjung.

“Penghasilan terus turun karena pengunjung makin sepi. Kami berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk menghidupkan kembali tempat ini,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Blitar berencana melakukan revitalisasi menyeluruh pada pertengahan tahun ini.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, mengakui bahwa tampilan fisik serta tata letak pasar saat ini kurang mampu menarik minat masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pos di bagian depan bangunan dinilai mengganggu tampilan visual dan akan dibongkar dalam proses penataan ulang.

“Secara tampilan memang kurang menarik, sehingga akan kami benahi. Pos di bagian depan yang menghalangi pandangan akan dibersihkan, lalu akan dibuat fasad baru. Bentuk dasar bangunan tetap dipertahankan, tetapi akan ditambahkan ornamen serta area santai di sisi barat,” jelas Parminto.

Selain memperbaiki tampilan, aspek aksesibilitas juga menjadi perhatian utama. Pintu masuk di sisi barat direncanakan akan diperlebar guna mempermudah arus keluar-masuk pengunjung. Perbaikan fasilitas seperti kamar mandi juga masuk dalam rencana revitalisasi.

Saat ini terdapat sekitar 60 kios di Pasar Kuliner Jalan Ahmad Yani, dengan tarif retribusi harian berkisar antara Rp 4.000 hingga Rp 6.000.

Baca juga:  KA Gajayana Hantam Truk, 3 Kereta ke Blitar Terlambat

Parminto menegaskan bahwa revitalisasi ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kios-kios yang telah ditinggalkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Padahal lokasinya cukup strategis. Kami targetkan pekerjaan fisik bisa dimulai sekitar Mei atau Juni 2026,” tambahnya.

Proyek tersebut telah mendapatkan anggaran sebesar Rp 335,8 juta yang bersumber dari APBD murni tahun 2026.

Dengan adanya penataan ulang ini, diharapkan Pasar Kuliner Jalan Ahmad Yani dapat tampil lebih menarik dan kembali menjadi tujuan favorit masyarakat Blitar dan sekitarnya. (HEV/YUN)

Tinggalkan Komentar

Iklan