BPBD Kabupaten Blitar Siapkan Droping Air Bersih Jelang Musim Kemarau

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi (Sumber gambar: koranmemo.com)

Menjelang peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, BPBD Kabupaten Blitar mulai melakukan berbagai persiapan. Selain melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, instansi tersebut juga telah menyiapkan program penyaluran air bersih.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan terjadi masa pancaroba atau pergantian musim dari hujan menuju kemarau. Sebagai lembaga yang bertugas dalam mitigasi serta penanganan bencana, BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan.

Ia menjelaskan bahwa agenda penyaluran atau droping air bersih sudah direncanakan, khususnya untuk daerah-daerah yang rawan kekeringan dan mengalami kesulitan akses air bersih. Hal itu disampaikan pada Rabu (8/4/2026).

Baca juga:  Perbaikan Jalan Brongkos-Ngembul Blitar, Proyek Senilai Rp27 Miliar Masuki Tahap Tender

Menurutnya, jumlah air yang akan disalurkan diperkirakan mencapai sekitar 80 rit atau sekali angkut. Masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih nantinya dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Setelah data dan kebutuhan terpenuhi, distribusi air bersih akan segera dilakukan menggunakan armada truk milik BPBD. Jika kebutuhan meningkat, BPBD juga membuka kemungkinan bekerja sama dengan instansi lain untuk membantu proses penyaluran.

Di Kabupaten Blitar sendiri, beberapa wilayah memang hampir setiap tahun mengalami kesulitan air bersih. Kondisi ini umumnya terjadi di kawasan Blitar Selatan, seperti Kecamatan Panggungrejo, Wonotirto, Wates, Kademangan, dan sekitarnya.

Baca juga:  Pemkab Blitar Siapkan Rp54,2 Miliar untuk THR ASN dan Pejabat Daerah

Daerah-daerah tersebut rentan mengalami kekeringan karena berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian tertentu di atas permukaan laut. Sementara itu, musim kemarau diperkirakan akan mulai berlangsung pada bulan Juni mendatang. (HEV/YUN)

Iklan