Kabar gembira bagi para lulusan baru SMA/SMK maupun perguruan tinggi (PT) di Bumi Bung Karno. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menghadirkan terobosan baru di bidang ketenagakerjaan dengan meluncurkan platform job fair berbasis online.

Bursa kerja dalam jaringan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, dalam mengakses informasi lowongan secara lebih cepat dan luas.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop UM dan Naker) Kota Blitar, Dwi Andri Susiono, menjelaskan bahwa layanan bursa kerja daring tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat di era digital.

Menurutnya, pola rekrutmen kini telah bergeser ke sistem online, sehingga pemerintah perlu menyediakan fasilitas yang sesuai perkembangan zaman.

Baca juga:  Pemkot Blitar Batasi Rekrutmen PPPK Paruh Waktu Demi Jaga Anggaran

“Situs job fair online kami siapkan untuk mempermudah akses informasi lowongan kerja. Karena era sudah digital, maka bursa kerja juga harus mengikuti perubahan itu,” ungkapnya kemarin (21/11).

Platform baru tersebut diberi nama Kerjosae.com. Melalui situs ini, perusahaan dari Kota Blitar maupun luar daerah dapat membuka lowongan pekerjaan sesuai kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi yang diperlukan.

Perusahaan cukup mendaftar dan mengunggah informasi rekrutmen, sementara pencari kerja dapat melamar langsung melalui platform yang sama.

“Karena berbasis online, jangkauan pencari kerja tidak hanya terbatas di Kota Blitar. Masyarakat dari luar daerah pun bisa mengakses dan memanfaatkan layanan ini,” ujar Andri.

Baca juga:  Dituduh Maling Kambing, Pria di Blitar Tewas Dihakimi Massa

Meski belum resmi diluncurkan, Kerjosae.com telah memasuki tahap uji coba dengan hasil yang cukup menjanjikan. Hingga saat ini, sebanyak 24 perusahaan sudah terdaftar dan membuka peluang kerja melalui platform tersebut. Sementara itu, jumlah pelamar yang mulai memanfaatkan layanan ini telah mendekati 200 orang.

“Platform-nya sudah bisa diakses dan terus kami kembangkan. Antusiasme perusahaan maupun pelamar sangat tinggi,” tambahnya.

Pemkot Blitar berencana meresmikan platform ini pada Desember mendatang, bertepatan dengan agenda sosialisasi UMK 2026 kepada berbagai perusahaan. Setelah resmi diluncurkan, pemerintah berharap semakin banyak perusahaan yang bergabung dan semakin luas akses masyarakat terhadap peluang kerja.

Baca juga:  Pemkot Blitar Bangun GOR Beladiri Mastrip, Siapkan Dana Rp3,4 Miliar

Dwi menegaskan, kehadiran job fair online ini menjadi angin segar bagi pencari kerja, terutama lulusan baru perguruan tinggi maupun SMA/SMK. Berbagai jenis lowongan dengan ragam kualifikasi pendidikan akan tersedia dalam satu sistem terpadu.

“Ini peluang besar bagi para fresh graduate. Mereka dapat mencari lowongan sesuai bidang dan kemampuan tanpa harus datang langsung ke perusahaan,” jelasnya.

Hingga kini, platform job fair online Kerjosae.com telah dikunjungi sekitar 231 pencari kerja yang telah mendaftar, dengan 24 perusahaan yang menyediakan kurang lebih 32 lowongan pekerjaan. (HEV/YUN)

Iklan