Kesehatan para siswa menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program vaksinasi HPV bagi ratusan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinkes Kota Blitar, Dharma Setiawan, menjelaskan bahwa vaksinasi HPV diberikan untuk mencegah penyakit yang menyerang leher rahim pada perempuan. Penyakit ini berpotensi berkembang menjadi kanker serviks yang berbahaya.

Karena itu, vaksinasi menyasar siswi kelas 5 SD di seluruh sekolah dasar di Kota Blitar. Program ini berlaku bagi seluruh pelajar yang menempuh pendidikan di wilayah Blitar, tanpa memandang asal domisili.

Baca juga:  Rekomendasi Camilan dari Wortel yang Super Nikmat

“Siapa pun yang sekolah di Kota Blitar berhak mendapat vaksinasi HPV ini. Jadi meskipun tinggal di luar kota, tetap bisa mengikuti program ini,” ungkap Dharma saat diwawancarai media pada Rabu (10/9/2025).

Sementara itu, untuk siswi kelas 6 SD dan tingkat SMP akan diberikan vaksinasi HPV kejar. Program ini menjadi salah satu inovasi Kota Blitar dalam menekan potensi kanker serviks di masa depan, khususnya ketika mereka memasuki usia pernikahan.

“Vaksinasi lebih efektif diberikan pada usia remaja sebelum menikah. Dengan begitu, antibodi sudah terbentuk sejak mereka duduk di bangku kelas 5 SD,” tambahnya.

Baca juga:  Diguyur Hujan Deras, Plengsengan Sungai di Kota Blitar Ambrol

Dharma menegaskan, vaksin HPV penting diberikan sedini mungkin karena pencegahan selalu lebih baik dibandingkan pengobatan. Kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit mematikan yang kerap menyerang perempuan, sehingga perlindungan sejak dini sangat diperlukan.

“Kami tidak ingin generasi muda Blitar nantinya menghadapi risiko kanker serviks hanya karena tidak mendapat perlindungan sejak awal,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinkes Kota Blitar, hingga saat ini vaksinasi HPV telah diberikan kepada sekitar 518 siswi SD. Angka tersebut baru setara dengan 26,23 persen dari total sasaran vaksinasi. Dharma berharap cakupan vaksinasi bisa terus meningkat melalui kerja sama dengan sekolah serta dukungan penuh dari para orang tua.

Baca juga:  Bank Sampah Dimoro Bersinar, Wujud Nyata Gerakan Warga yang Bawa Dampak Besar

“Kami mengajak semua pihak untuk mendukung. Dengan kolaborasi bersama, angka kejadian kanker serviks dapat ditekan sejak dini,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan