Pemerintah Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui program bimbingan belajar (bimbel) gratis, ratusan siswa dari keluarga kurang mampu diberi peluang lebih besar untuk menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian mereka.

Program ini menyasar sekitar 200 siswa SMA kelas XI dan XII, dengan prioritas diberikan kepada pelajar berprestasi yang terkendala secara ekonomi.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin menyebutkan bahwa program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi muda Blitar.

Baca juga:  SPMB 2025: Solusi Baru untuk Akses Pendidikan yang Lebih Adil dan Merata

“Kita prioritaskan anak-anak dari keluarga tidak mampu, agar mereka punya kesempatan yang sama dalam melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya, Selasa (5/8).

Durasi bimbingan belajar dirancang intensif selama enam bulan, khususnya bagi siswa kelas XII yang sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk PTN.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Mas Ibin telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan instansi terkait lainnya untuk segera membentuk tim khusus.

Tim ini akan bertugas mendata siswa dari keluarga prasejahtera dan menjalin koordinasi dengan sekolah serta perguruan tinggi mitra demi penyediaan tenaga pengajar berkualitas.

Baca juga:  IQ Orang Indonesia di Peringkat 126 Dunia, Jepang Menduduki Peringkat Teratas

“Pendidikan adalah pondasi pembangunan manusia. Melalui program ini, kami ingin membuka jalan agar anak-anak Blitar punya kesempatan lebih luas mencapai cita-citanya,” tambahnya.

Program bimbel gratis ini merupakan bagian dari misi jangka panjang Pemerintah Kota Blitar dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan sejahtera, sekaligus memperkuat posisi Blitar sebagai kota pendidikan yang inklusif dan progresif. (HEV/YUN)

Iklan