Pemkot Blitar Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Tahap Awal Pembangunan Blitar Trade Center
Pemerintah Kota Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,5 miliar sebagai langkah awal pembangunan Blitar Trade Center (BTC). Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas perkantoran bisnis yang dirancang sebagai pusat aktivitas perdagangan dan investasi di Kota Blitar.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau akrab disapa Mas Ibin, menyampaikan bahwa pada tahap awal, pembangunan BTC difokuskan pada penyediaan kantor-kantor dagang. Fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dan trader untuk menunjang kegiatan bisnis mereka.
Menurut Mas Ibin, meski nilai anggaran yang disiapkan tidak terlalu besar, dana tersebut dinilai cukup untuk memulai pengembangan pusat bisnis terpadu. Fokus utama saat ini adalah menyediakan ruang perkantoran yang fungsional agar dapat segera digunakan oleh para pengusaha.
“Anggarannya memang tidak terlalu besar, sekitar dua setengah miliar rupiah. Namun ini sudah cukup untuk tahap awal, terutama untuk perkantoran bisnis agar para pelaku usaha bisa berkantor dan menjalankan aktivitas perdagangan,” ujarnya, Senin (2/2).
Lebih lanjut, Mas Ibin menjelaskan bahwa BTC ke depan tidak hanya difungsikan sebagai kawasan perkantoran. Area tersebut juga direncanakan berkembang menjadi lokasi pergudangan serta pusat pengiriman barang dagang.
Dari kawasan ini, pemerintah ingin membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi, khususnya bagi pelaku usaha di wilayah Blitar Raya.
Ia menambahkan, BTC dirancang sebagai gerbang aktivitas perdagangan lintas daerah, lintas pulau, hingga ekspor. Dalam pengembangannya, pemerintah akan berperan sebagai fasilitator agar kegiatan usaha dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Melalui BTC, pemerintah ingin menghadirkan satu pintu fasilitasi bisnis, mulai dari perdagangan antardaerah, antarpulau, hingga ekspor. Dari sana juga diharapkan muncul pemasukan daerah, baik dari sewa, retribusi, pajak, maupun kontribusi lainnya,” jelasnya.
Mas Ibin menegaskan, pembangunan BTC merupakan langkah awal untuk memperkuat citra Kota Blitar sebagai pusat perdagangan dan investasi. Ke depan, kawasan ini juga berpotensi dikembangkan menjadi pusat kreatif dan riset ekonomi guna mendukung pertumbuhan bisnis serta pembangunan daerah. (HEV/YUN)



