Meski Ada Kendala, Program Sambungan Listrik di Blitar Tetap Dilaksanakan

ilustrasi Program Sambungan Listrik (Sumber gambar: kompas.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan program bantuan sambungan listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Bumi Bung Karno tetap berlanjut.

Meski sebagian warga tercatat telah memasang sambungan listrik secara mandiri, pemerintah tetap melakukan pendataan secara berkala guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Blitar, Suyatno, menyampaikan bahwa program tersebut sudah masuk dalam perencanaan dan tetap akan dijalankan oleh pemerintah daerah.

Saat ini, pendataan calon penerima bantuan telah rampung dan tinggal menunggu pelaksanaan di lapangan.

Baca juga:  Polres Blitar Pastikan Keamanan Wisata Pantai Terkendali Selama Libur Lebaran

“Program sambungan listrik untuk masyarakat berpenghasilan rendah dipastikan tetap berjalan. Perencanaannya sudah kami siapkan,” ujarnya, kemarin (7/4).

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya terdapat keterlambatan pada tahap perencanaan di tingkat provinsi. Kondisi ini membuat sebagian warga memilih untuk memasang sambungan listrik secara mandiri daripada harus menunggu lebih lama.

“Memang proses perencanaan dari provinsi membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itu, ada warga yang akhirnya memilih memasang sendiri,” jelasnya.

Meski demikian, Disperkim tetap melanjutkan program bantuan tersebut, khususnya untuk pemasangan meteran listrik bagi warga yang hingga kini belum terlayani.

Baca juga:  Isu Kenaikan PBB 300 Persen di Blitar Dibantah, Bapenda Pastikan Hanya Naik 1,48 Persen

Pemkot menargetkan proses pemasangan dapat segera dilakukan agar masyarakat bisa segera menikmati akses listrik.

“Yang sudah masuk dalam perencanaan akan tetap kami laksanakan, terutama untuk bantuan pemasangan meteran listrik,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 90 sambungan listrik yang telah masuk dalam perencanaan. Namun, sekitar 50 sambungan di antaranya sudah lebih dulu dipasang secara mandiri oleh warga.

Oleh karena itu, bantuan dari pemerintah akan difokuskan bagi masyarakat yang masih belum mendapatkan akses listrik.

Sementara itu, untuk program yang bersumber dari anggaran Pemkot Blitar, pelaksanaannya direncanakan mencakup sekitar 10 sambungan listrik. Program tersebut dijadwalkan mulai direalisasikan pada triwulan kedua tahun ini.

Baca juga:  Efisiensi Anggaran, Pemkot Blitar Tetap Salurkan Rastrada dengan Penyesuaian di Tahun 2026

“Khusus bantuan dari pemkot, pelaksanaannya kami targetkan pada triwulan kedua tahun ini,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan