Penutupan rangkaian Bulan Bung Karno di Kota Blitar tahun 2025 disemarakkan dengan penyelenggaraan Haul Bung Karno pada Jumat (20/62025). Sejumlah agenda kegiatan telah dipersiapkan untuk memperingati jasa-jasa Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan doa bersama lintas agama yang digelar secara bergiliran oleh pemuka dari masing-masing agama. Lokasi kegiatan dipusatkan di kawasan Makam Bung Karno (MBK).
Widodo Saptono Johannes selaku Plh Sekretaris Daerah Kota Blitar menjelaskan bahwa doa ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Bung Karno yang mengedepankan nilai-nilai kebhinekaan.
“Kegiatan doa bersama dimulai pukul delapan pagi dan dilaksanakan di area makam Bung Karno, melibatkan berbagai pemeluk agama yang hadir secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing,” ujarnya.
Pada sore hari setelah salat Magrib, kegiatan berlanjut dengan penyelenggaraan selamatan akbar yang melibatkan masyarakat dari berbagai elemen, termasuk warga dari tingkat RT/RW hingga kelompok lintas komunitas.
Tahun ini, pelaksanaan haul mengalami peningkatan partisipasi masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami melibatkan semua lapisan warga untuk turut serta dalam selamatan dan pengajian. Tujuannya agar acara ini lebih inklusif dan benar-benar menjadi milik bersama,” terang Widodo.
Dalam kegiatan selamatan tersebut, akan tersaji tidak kurang dari 5.000 tumpeng yang diletakkan di sepanjang rute yang telah ditentukan. Jalur yang digunakan meliputi jalan dari Istana Gebang, dilanjutkan ke arah barat melalui Jalan Panglima Sudirman, kemudian ke utara menuju Jalan Ir. Soekarno dan berakhir di kawasan makam Bung Karno.
Selain itu, tumpeng juga akan berjajar di sepanjang Jalan Soedanco Supriadi, dimulai dari rumah dinas Wali Kota hingga perempatan Kampus III PGSD Universitas Negeri Malang. “Untuk pusat kegiatan seperti tahlil dan pengajian akan ditempatkan di perempatan dekat kampus PGSD tersebut,” jelasnya lebih lanjut.
Sebagai bagian dari rangkaian haul, nanti juga akan digelar pengajian umum yang menghadirkan penceramah nasional asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.
Selain itu, tokoh-tokoh penting nasional turut diundang, termasuk Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. “Kami masih menunggu kepastian kehadiran beliau, apakah bisa hadir langsung atau akan diwakilkan,” ungkapnya.
Tokoh nasional lainnya seperti Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), serta sejumlah kepala daerah juga dijadwalkan hadir.
Pemerintah Kota Blitar berharap penyelenggaraan Haul Bung Karno kali ini dapat menjadi sarana memperkuat rasa nasionalisme dan menumbuhkan semangat keteladanan pada generasi muda.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama mendoakan Bung Karno sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan beliau dalam membangun bangsa ini,” pungkas Widodo. (IND/SAN)




