Pembangunan Pasar Kesamben Dikebut, Ditarget Rampung Akhir 2026

Progres Pembangunan Pasar Kesamben Capai 10 Persen (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Kurang dari satu tahun ke depan, Kecamatan Kesamben diproyeksikan memiliki pasar baru yang akan menjadi pusat aktivitas transaksi masyarakat. Pembangunan ini dilakukan setelah Pasar Kesamben mengalami kebakaran pada 2022 lalu.

Saat ini, proyek pembangunan pasar tersebut tengah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Pengerjaan sendiri telah dimulai sejak Desember 2025.

Pantauan di lapangan menunjukkan area pasar kini telah ditutup pagar untuk mendukung kelancaran proyek tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar.

Di dalam lokasi, sejumlah alat berat seperti ekskavator terlihat beroperasi. Para pekerja proyek pun tampak hilir mudik menggunakan rompi oranye dan helm putih.

Baca juga:  Jalan Raya Bangsri II Rusak Parah, Warga Tutup Lubang dengan Keset dan Pasang Spanduk Peringatan

Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas jual beli sementara dipindahkan ke Lapangan Kesamben yang lokasinya tidak jauh dari kantor kecamatan. Proyek ini dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat tahun 2025–2026 dengan total nilai mencapai Rp63,9 miliar.

Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, mengungkapkan bahwa progres pembangunan saat ini diperkirakan telah mencapai sekitar 10 persen. Namun, pihaknya belum menerima laporan detail karena proyek sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tetap melakukan pengawalan terhadap pembangunan tersebut. Pasar Kesamben dinilai memiliki peran penting karena menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar kedua setelah Pasar Wlingi.

Baca juga:  Cemburu Pacar Dibonceng Lelaki Lain, Remaja Blitar Sebar Video Bugil Sang Kekasih

Darmadi menjelaskan, pasar baru ini nantinya akan dibangun dengan konsep dua lantai yang mengusung desain semi-basement. Selain itu, bangunan juga dirancang dengan sistem terbuka guna meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

“Bangunannya dua lantai dengan konsep semi-basement dan sistem terbuka, sehingga lebih fleksibel untuk aktivitas belanja dan parkir masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kontrak pembangunan telah ditandatangani pada 29 Desember 2025, dengan masa pengerjaan selama satu tahun hingga 23 Desember 2026.

“Meski pelaksanaannya oleh pemerintah pusat, kami dari daerah tetap melakukan pendampingan agar proses pembangunan berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.

Baca juga:  Puluhan Honorer Kota Blitar Kena PHK, DPRD Beri Tanggapan

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan fasilitas perdagangan di Kecamatan Kesamben akan semakin representatif serta mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat setempat. (HEV/YUN)

Iklan