Rayakan Satu Abad NU, PCNU Blitar Raya Gelar Istighotsah Kubro di Stadion Soepriadi

Suasana Istighotsah Kubro Peringati Harlah 1 Abad NU di Stadion Soepriadi (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota dan Kabupaten Blitar menggelar Istighotsah Kubro dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama. Doa bersama tersebut diikuti oleh jajaran pengurus serta warga NU dari berbagai wilayah di Blitar Raya.

Istighotsah Kubro ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad NU yang dilaksanakan secara bersama oleh PCNU Kota dan PCNU Kabupaten Blitar. Selain sebagai kegiatan spiritual, acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang temu silaturahmi antarstruktur dan warga NU.

Baca juga:  Dana Tak Kunjung Cair, Program Makan Bergizi Gratis di Blitar Raya Terhenti Satu per Satu

Ketua PCNU Kota Blitar, Habib Bawafi, menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-100 NU dimaknai sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga NU, sekaligus melakukan refleksi atas peran organisasi dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.

“Melalui kegiatan ini, pengurus dan warga NU dapat saling bersilaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Habib Bawafi, Sabtu (24/1).

Ia menambahkan, perjalanan NU selama satu abad tidak lepas dari jasa para pendiri dan tokoh NU yang konsisten menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta turut berperan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, pelaksanaan istighotsah menjadi ikhtiar batin untuk merawat nilai-nilai tersebut agar tetap terjaga hingga kini.

Baca juga:  Cara Unik Guru SD di Kota Blitar, Rapor Diantar Langsung ke Rumah Siswa

Sementara itu, Sekretaris PCNU Kabupaten Blitar, Akhsin Al Fata, mengungkapkan bahwa NU di Blitar Raya memiliki sejarah panjang yang berawal dari satu kepengurusan.

“Pada tahun 1951, NU Kota dan Kabupaten Blitar masih berada dalam satu struktur organisasi. Kemudian pada tahun 1988, melalui Konferensi Cabang, diputuskan adanya pengembangan kepengurusan secara terpisah di kota dan kabupaten,” jelasnya.

Ia menilai, peringatan Harlah ke-100 NU tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjalanan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan warga NU Blitar Raya dalam melanjutkan peran NU ke depan. (HEV/YUN)

Tinggalkan Komentar

Iklan