Pemerintah Kota Blitar kembali mengadakan kegiatan Ngobrol Asik Bareng Wali Kota (Ngobras Sareng Mas Wali) pada Selasa (11/11/2025) yang berlangsung di Aula Kecamatan Kepanjenkidul.

Dalam forum interaktif bersama masyarakat tersebut, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibbin memaparkan rencana besar pemerintah mengenai pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kelurahan Kauman.

Menurut Mas Ibbin, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional di bidang pendidikan yang bertujuan membuka akses pendidikan gratis, inklusif, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini dirancang agar anak-anak dari keluarga petani, buruh, dan masyarakat kecil memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.

Baca juga:  Gempa Laut Jawa, Warga Blitar Merasa Berayun Seperti Terkena Vertigo

“Sekolah Rakyat ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi semua kalangan, tanpa terkecuali. Kami ingin setiap anak di Blitar memiliki kesempatan belajar yang sama, tanpa dibatasi faktor ekonomi,” ujar Mas Ibbin dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Blitar saat ini mulai mensosialisasikan program strategis nasional pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kauman. Pemerintah berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada warga yang terdampak proyek, terutama para petani.

“Kami akan memberikan solusi terbaik bagi para petani yang lahannya terdampak, baik dengan pemindahan lahan pertanian maupun pelibatan mereka dalam pengelolaan sekolah nantinya,” jelasnya.

Mas Ibbin mengungkapkan bahwa pemerintah pusat sedang mempersiapkan proses lelang pembangunan dengan target pembersihan lahan dimulai pada 24 November mendatang. Ia mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam diskusi, menyampaikan masukan, serta memahami manfaat jangka panjang dari proyek ini bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan warga.

Dalam acara tersebut, Baringin selaku Kepala Kejaksaan Negeri Blitar turut hadir dan menyampaikan dukungannya terhadap proyek strategis nasional tersebut. Ia menegaskan,

“Dengan nilai investasi sekitar Rp240 miliar, Kejaksaan akan melakukan pendampingan dan pengawasan agar seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan hukum,” ujarnya.

Baca juga:  Dikira Boneka, Pemancing di Blitar Temukan Bayi Mengapung Tak Bernyawa

Baringin menambahkan, pengawasan akan dilakukan sejak tahap awal hingga penyelesaian pengurusan lahan agar tidak terjadi sengketa di kemudian hari.

Sementara itu, Suwoto, salah satu perwakilan warga sekitar mengutarakan harapannya agar proyek pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. “Kami menyambut baik program ini, semoga bisa terlaksana sesuai rencana tanpa mengabaikan nasib petani yang terdampak,” tuturnya.

Melalui kegiatan Ngobras Sareng Mas Wali ini, Pemerintah Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat. “Kemajuan pendidikan tidak boleh mengorbankan masyarakat. Justru masyarakat harus menjadi bagian dari kemajuan itu sendiri,” tegasnya. (IND/SAN)

Iklan