Pasca pandemi COVID-19, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga daya tahan tubuh semakin meningkat. Banyak orang mulai beralih ke gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi bahan alami untuk menjaga imunitas dan mencegah penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
Salah satu cara yang banyak digemari adalah memanfaatkan herbal tradisional Indonesia. Menurut Kemenkes dan BPOM, beberapa tanaman herbal terbukti memiliki kandungan bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator yang artinya dapat membantu tubuh melawan infeksi dan menjaga keseimbangan metabolisme. Yuk, kita bahas lima bahan herbal dan tips herbal alami untuk kesehatan!
5 Herbal Alami untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
1. Jahe
Siapa yang tidak kenal dengan jahe? Tanaman ini sudah menjadi bagian dari budaya minum masyarakat Indonesia, baik dalam bentuk wedang jahe, teh jahe, maupun bumbu masakan. Menurut data dari Kemenkes.go.id, jahe mengandung senyawa gingerol yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas dan meningkatkan sistem imun.
Manfaat jahe antara lain:
- Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi virus dan bakteri.
- Mengurangi peradangan dan nyeri sendi.
- Membantu pencernaan serta mencegah mual.
Tips konsumsi: Sobat bisa mencampurkan irisan jahe segar ke dalam air hangat dengan madu dan perasan lemon. Minum setiap pagi agar tubuh terasa segar dan hangat.
2. Kunyit
Kunyit mengandung zat aktif bernama kurkumin yang dikenal luas karena efek antiinflamasi dan antioksidannya. Menurut BPOM, kurkumin dapat membantu mengurangi risiko peradangan kronis yang menjadi pemicu berbagai penyakit degeneratif seperti artritis, kolesterol tinggi, hingga kanker.
Manfaat kunyit untuk tubuh:
- Membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).
- Menjaga fungsi hati agar tetap sehat.
- Meningkatkan respons imun tubuh.
Tips konsumsi: Jadikan kunyit sebagai bahan dasar minuman tradisional seperti jamu kunyit asam. Selain segar, kombinasi kunyit dan asam jawa membantu melancarkan metabolisme tubuh, Sobat!
3. Temulawak
Temulawak adalah herbal khas Indonesia yang sudah lama digunakan untuk memperkuat fungsi hati dan menjaga daya tahan tubuh. Menurut Kemenkes, temulawak kaya akan kurkuminoid dan xanthorrhizol, dua senyawa yang berperan penting dalam menjaga kesehatan hati dan memperkuat sistem imun.
Manfaat temulawak:
- Menstimulasi produksi empedu dan melancarkan pencernaan.
- Meningkatkan nafsu makan.
- Menjaga tubuh agar tidak mudah lelah.
Tips konsumsi: Sobat bisa merebus potongan temulawak segar dalam air panas selama 10–15 menit, lalu tambahkan madu untuk menambah rasa manis alami.
4. Sambiloto
Meski rasanya pahit, sambiloto dikenal sebagai “raja pahit” yang berkhasiat tinggi. Kandungan andrographolide di dalamnya berfungsi sebagai antivirus, antibakteri, dan imunomodulator. BPOM juga menyebutkan bahwa sambiloto efektif membantu menurunkan kadar gula darah dan mendukung pengelolaan tekanan darah tinggi.
Manfaat sambiloto:
- Meningkatkan imunitas tubuh terhadap infeksi virus dan bakteri.
- Membantu mengontrol kadar gula darah.
- Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Tips konsumsi: Jika Sobat tidak tahan rasa pahitnya, kini sudah banyak tersedia sambiloto dalam bentuk kapsul herbal yang aman dan sudah terdaftar di BPOM.
5. Meniran
Meniran mungkin jarang terdengar, tapi tanaman ini punya kemampuan luar biasa dalam meningkatkan sistem imun tubuh. Berdasarkan riset yang dikutip Kemenkes, ekstrak meniran mampu meningkatkan aktivitas sel imun seperti makrofag dan limfosit.
Manfaat meniran:
- Menjaga daya tahan tubuh dari infeksi virus dan bakteri.
- Membantu menurunkan demam secara alami.
- Mendukung fungsi ginjal dan hati.
Tips konsumsi: Rebus daun meniran segar dan minum air rebusannya satu kali sehari. Namun, konsumsi meniran sebaiknya tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh, ya!
Gaya Hidup Sehat untuk Dukung Herbal

Mengonsumsi herbal tentu akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola hidup sehat. Berikut tips sederhana dari Kemenkes:
- Konsumsi makanan bergizi seimbang: perbanyak sayur, buah, dan protein tanpa lemak.
- Cukupi kebutuhan cairan, minimal 2 liter air per hari.
- Tidur cukup 7–8 jam per malam.
- Rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
- Kelola stres dengan relaksasi atau ibadah.
FAQ Seputar Herbal & Kesehatan Tubuh
1. Apakah aman mengonsumsi herbal setiap hari?
Aman, asal dalam takaran wajar dan tidak berlebihan. Jika memiliki penyakit tertentu atau sedang minum obat medis, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
2. Mana yang lebih baik: herbal segar atau kapsul ekstrak?
Keduanya baik, tergantung kebutuhan. Herbal segar lebih alami, sedangkan kapsul praktis dan memiliki dosis terukur. Pastikan produk kapsul memiliki izin edar dari BPOM.
3. Apakah herbal bisa menggantikan obat medis?
Tidak sepenuhnya. Herbal berfungsi sebagai pendukung (suplemen alami), bukan pengganti pengobatan utama. Tetap ikuti anjuran dokter bila Sobat menjalani perawatan medis.
Nah Sobat, itulah lima herbal alami yang bisa membantu meningkatkan imun tubuh sekaligus mencegah penyakit kronis. Kelebihan dari herbal tradisional adalah efek sampingnya yang relatif ringan jika dikonsumsi dengan dosis wajar dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
Namun ingat, penggunaan herbal bukan berarti menggantikan pengobatan medis, ya. Jika Sobat memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi secara rutin.
Yuk, mulai sekarang, jadikan pola makan sehat Masdoni dan konsumsi herbal alami sebagai bagian dari keseharian untuk tubuh yang kuat dan bugar! Salam sehat dan semoga bermanfaat.




