Kabupaten Blitar kini semakin dikenal sebagai daerah dengan destinasi wisata unik yang layak dijadikan pilihan liburan bersama keluarga maupun komunitas. Salah satu lokasi yang sedang populer adalah Wisata Desa Minggirsari yang menawarkan pengalaman berbeda dari wisata alam pada umumnya.

Keindahan desa ini tidak hanya terletak pada panorama hijaunya, tetapi juga karena konsep wisata yang menggabungkan aktivitas rafting menyenangkan dengan pengalaman memetik sayuran segar langsung dari kebun. Perpaduan ini menjadikan Minggirsari sebagai tujuan liburan yang anti-mainstream sekaligus penuh edukasi.

Desa Minggirsari berada di Kecamatan Kanigoro, Blitar dan dikenal masih mempertahankan suasana pedesaan yang alami. Aliran sungainya jernih, udara sekitarnya segar, dan terdapat lahan pertanian subur yang dimanfaatkan warga. Kondisi tersebut menjadi modal kuat dalam mengembangkan potensi wisata. Tidak mengherankan bila wisatawan, baik dari daerah sekitar maupun luar kota, mulai tertarik mengunjungi desa ini.

Baca juga:  Mau Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat? Begini Cara Urus Visa AS di GoVisa dengan Mudah!

Konsep utama wisata di sini mengajak pengunjung untuk lebih dekat dengan alam. Paket “rafting dan petik sayuran” menjadi daya tarik utama. Wisatawan diajak menyusuri derasnya sungai dengan menggunakan perlengkapan keamanan yang lengkap.

Setelah puas memacu adrenalin, aktivitas berlanjut dengan memanen sayuran sehat seperti sawi, kangkung, hingga bayam langsung dari kebun. Kegiatan ini cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, keluarga, hingga para pembuat konten digital yang mencari inspirasi baru.

Dari segi fasilitas, Desa Minggirsari terus berbenah. Pemerintah desa bersama masyarakat setempat berkolaborasi menyiapkan jalur rafting yang aman bagi pemula. Tidak hanya itu, area perkebunan juga ditata rapi sehingga wisatawan dapat belajar proses bercocok tanam hingga panen. Menurut pengelola, tujuan utama program ini adalah memperkenalkan pertanian desa sebagai aktivitas yang menyenangkan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Baca juga:  Blitar Fantasy World, Alternatif Pilihan Wisata bersama Keluarga

Selain dua aktivitas utama tadi, Minggirsari juga menyajikan banyak spot foto menarik. Mulai dari jembatan bambu di atas aliran sungai, hamparan sawah hijau, hingga ladang sayur yang tertata, semuanya sangat mendukung kebutuhan wisatawan yang ingin berswafoto dan mengunggah momen mereka ke media sosial.

Banyak pengunjung mengaku pengalaman ini sangat berkesan karena mampu menghadirkan kombinasi antara hiburan, edukasi, dan keindahan alam.

Dampak positif dari wisata ini juga terasa bagi masyarakat setempat. Ekonomi desa ikut bergerak karena warga bisa membuka warung makan, penyewaan perlengkapan rafting, hingga menjual hasil kebun mereka langsung kepada wisatawan.

Baca juga:  Populasi Rusa Bertambah, Pemkot Blitar Rancang Pemindahan ke Eco Park Joko Pangon

Dengan demikian, keberadaan wisata ini tidak hanya sebatas tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Keberhasilan pengembangan Desa Minggirsari tidak lepas dari kerja sama erat antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan warga.

Untuk Sobat yang ingin mencoba pengalaman seru ini, paket wisata sudah tersedia dengan harga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 per orang. Biaya tersebut sudah mencakup peralatan rafting dan kesempatan membawa pulang sayuran hasil panen. Bahkan, tersedia pula promo khusus bagi rombongan maupun keluarga.

Jika Sobat tengah mencari liburan berbeda yang memadukan keseruan olahraga air, edukasi pertanian, sekaligus panorama pedesaan yang menyejukkan, Wisata Desa Minggirsari bisa menjadi pilihan tepat. (IND/SAN)

Iklan