Anjas Sasmito Putro (20) merupakan anak seorang juru parkir yang bertempat tinggal di Kediri. Dia berhasil lolos dalam seleksi penerimaan anggota kepolisian. Anjas lolos menjadi anggota polisi melalui seleksi Tamtama pada 2023.

Anak dari pasangan Yodianto dengan Eko Sulistyowati tersebut sempat beberapa kali mengalami kegagalan dalam tes seleksi masuk kepolisian yang sebelumnya.

Warga Jalan Panglima Polim Dusun Jombangan, Pare, Kediri ini memiliki ayah yang berprofesi sebagai juru parkir yang di Kecamatan Pare. Ayah Anjas mengaku sangat bangga setelah mendengar kabar Anjas lolos seleksi pada Jumat (21/7/2023) lalu.

Baca juga:  Serikat Petani Menyambut Baik Panen Raya Padi Tahun Ini

Meskipun sudah gagal berulang kali dalam tes sebelumnya, ternyata Anjas tetap semangat untuk mencoba sampai akhirnya berhasil menggapai impiannya.

“Saya merasa sangat senang karena anak saya akhirnya bisa lolos dalam seleksi anggota Polri. Saya tidak menyangka. Padahal sebelum sering gagal,” ucap Yodianto. Dirinya juga bercerita bahwa pekerjaannya sebagai juru parkir sudah dilakoni selama 14 tahun dan setahun belakang sering melihat anaknya yang berlatih keras untuk seleksi Polri.

Anjas sendiri melakukan berbagai persiapan seperti latihan fisik dan akademik. Putra keduanya tersebut sering pulang malam karena sibuk belajar kelompok. Yodianto mengungkapkan bahwa anaknya sangat rajin belajar dan biasanya belajar bersama teman-temannya.

Baca juga:  Kapolri Bentuk Timsus untuk Lindungi dan Kawal Hak Buruh

“Berangkatnya mulai pagi, terkadang pulangnya pun juga pagi untuk belajar dan mempersiapkan seleksi itu,” jelas Yodianto.

Yodianto bekerja sebagai juru parkir di Jalan Kusuma Bangsa, Tulungrejo, Pare dengan penghasilan yang tidak menentu. Dia mengatakan bahwa bisa mendapat uang dari parkir sekitar Rp50 ribu sampai Rp80 ribu setiap hari. Dia juga berharap semoga Anjas bisa menjadi polisi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Sekarang Anjas sudah mulai pelatihan di Polda. Harapan saya sebagai orang tua ya semoga Anjas bisa berguna bagi negara dan mampu mengayomi masyarakat,” ujarnya. Walaupun belum dapat bertemu dengan anaknya secara langsung, baik Yodianto maupun istrinya akan terus memberikan dukungan kepada anaknya.

Baca juga:  Asia Eropa Park, Wisata Keliling Dua Benua di Tulungagung yang Grand Opening 25 April

Keduanya hanya bisa berkomunikasi melalui sambungan telepon. Dimana pun Anjas berada, Yodianto dan istri akan selalu mendoakan dan mendukung anaknya.

Editor: Indo Guna Santy

Iklan