Ingin healing, namun bingung mau kemana? Puncak Sekawan Blitar bisa menjadi solusi terbaik untukmu. Tempat wisata alam Blitar ini terletak di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Destinasi Puncak Sekawan berada di ketinggian 711 mdpl dengan posisi di tengah Pegunungan Kawi dan Gunung Kelud.

Apakah kamu sudah bisa membayangkan betapa indahnya puncak ini? Kamu akan terpesona dengan pemandangan yang menyejukkan mata dan menenangkan pikiran. Puncak Sekawan menawarkan banyak kegiatan seru yang bisa kamu nikmati.

Mulai dari camping, nongkrong di kafe, dan semua kegiatan healing bisa kamu lakukan di sini. Kamu dapat mengajak rekan maupun keluarga untuk menemanimu menikmati pemandangan Puncak Sekawan. Mau tahu ulasan lengkap mengenai destinasi yang satu ini? Simak sampai akhir, ya.

Harga Tiket Masuk

Kamu cukup membayar Rp10.000 untuk setiap orang. Jika kamu membawa kendaraan, kamu hanya menambah tarif parkir sebesar Rp5.000 untuk motor atau Rp10.000 untuk mobil.

Baca juga:  Silaturahim dengan Warga Tulungagung, Venna Melinda Minta Doa Untuk Maju ke Senayan

Jam Operasional

Puncak Sekawan Blitar mempunyai jam operasional yang tergantung dengan hari kunjungan. Jika hari Selasa sampai Jumat, jam bukanya mulai pukul 10.00 WIB sampai 18.00 WIB. Sedangkan, hari Sabtu dan Minggu buka lebih awal dari pukul 08.00-18.00 WIB.

Destinasi ini akan tutup pada hari Senin. Jadi, jangan lupa catat jadwalnya lebih dulu sebelum berangkat agar tidak kecewa, ya.

Fasilitas

Tidak hanya menjadi area camping, Puncak Sekawan sekarang mempunyai fasilitas kafe yang menyuguhkan pemandangan yang bagus. Selain itu, terdapat fasilitas pendukung seperti toilet, mushola, wifi, spot foto, dan taman lengkap dengan kursinya.

Rute Lokasi

Lokasi Puncak Sekawan berjarak kurang lebih 35 km dari pusat Kota Blitar dan kamu bisa menempuhnya selama satu jam. Rute menuju destinasi ini, bisa kamu mulai dari Alun-Alun Blitar di Jalan Semeru, kemudian ambil arah kanan dan ketika sampai perempatan belok ke kiri.

Jika masih bingung, kamu bisa menggunakan Google Maps sampai tujuan akhir memasuki Desa Semen. Jalan menuju lokasi cukup terjal karena belum teraspal. Bagi kamu yang menaiki mobil, sebaiknya berhati-hati jika ingin berkunjung ke sini.

Baca juga:  6 Rekomendasi Wisata Alam di Trenggalek, Cocok untuk Healing

Daya Tarik

Salah satu yang menjadi daya tarik Puncak Sekawan adalah pemandangan empat gunung sekaligus. Gunung tersebut meliputi Gunung Kawi di timur, Gunung Gogoniti di selatan, Gunung Gedang di barat, dan Gunung Kelud di barat daya.

Alasan tersebut yang menyebabkan puncak bukit ini memiliki nama Puncak Sekawan yang dalam bahasa Jawa artinya empat. Suasana di puncak memang masih asri dan sejuk. Saat kamu masuk dalam kawasan ini, kamu akan melihat pepohonan seperti pinus di kanan dan kiri jalan.

Selanjutnya, kamu juga harus menaiki anak tangga yang berjumlah 225 buah untuk sampai ke puncaknya. Tangga ini mempunyai anak tangga yang tertata rapi dan tidak terlalu menanjak tinggi sehingga memudahkan pengunjung mencapai puncak.

Setelah kamu sampai di puncak, kamu akan menemukan sebuah kafe yang terlihat estetik. Kafe tersebut menawarkan beragam menu makanan dan minuman. Selesai memesan, kamu akan menerima alat yang akan berbunyi saat pesanan sudah siap. Kamu bebas memilih tempat duduk, bisa semi outdoor atau di luar.

Baca juga:  Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Beberapa Kali Kirim Surat ke MUI

Pemandangan kafe ini langsung mengarah pada hamparan hijau penggunungan. Sangat cocok untuk kamu yang ingin healing atau hobi berfoto. Tidak hanya menikmati makanan yang harganya terjangkau, kamu juga dapat bersantai bersama teman atau keluarga sembari menikmati sejuknya cuaca di Puncak Sekawan.

Bagi kamu yang ingin berkemah, Puncak Sekawan Blitar juga menyediakan camping ground yang luas sehingga kamu bisa mendapat pengalaman berkemah di ketinggian. Menyalakan api unggun dan menyeruput secangkir minuman hangat bisa menenangkan pikiranmu sejenak.

Puncak Sekawan memang menjadi tempat healing yang tepat untuk semua yang sedang lelah tubuh dan pikirannya. Jangan lupa berkunjung, ya.

Editor: Indo Guna Santy

Iklan