Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mengajak masyarakat untuk tidak panik menyikapi isu superflu yang belakangan ramai diperbincangkan. Hingga kini, belum ada surat edaran maupun informasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ataupun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur terkait keberadaan virus tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Blitar, Silvia Dwi, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dan keterangan resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Menurutnya, sampai saat ini belum ada pemberitahuan tertulis atau rilis resmi yang bisa dijadikan acuan.

“Untuk superflu, sampai sekarang kami masih menunggu informasi resmi, baik itu dari Dinkes Provinsi Jawa Timur maupun dari Kementerian Kesehatan. Surat edaran atau berita resmi terkait hal tersebut belum ada,” ujar Silvia pada Sabtu (10/1/2026).

Baca juga:  Program RT Keren Blitar Cair, Ratusan RT Mulai Ajukan Pencairan

Meski demikian, Dinkes Kota Blitar tetap mengimbau warga agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang beredar di luar sumber resmi.

Silvia menegaskan, langkah paling penting saat ini adalah menjaga kondisi kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. Ia menilai isu virus tidak perlu disikapi secara berlebihan hingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, Dinkes Kota Blitar juga memastikan belum ada peningkatan kasus influenza yang mengarah pada kondisi mengkhawatirkan. Tren kasus masih berada dalam batas aman, sejalan dengan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Baca juga:  UMK Kabupaten Blitar 2026 Alami Kenaikan, Disnaker Siap Lakukan Sosialisasi ke Perusahaan

“Sampai sekarang, tren kasus influenza masih dalam parameter aman sebagaimana yang juga disampaikan oleh dinas kesehatan provinsi,” jelasnya.

Kewaspadaan lebih, lanjut Silvia, perlu diberikan kepada kelompok masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Kelompok ini dianjurkan lebih disiplin menerapkan langkah pencegahan.

“Bagi masyarakat dengan komorbid, disarankan untuk menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan diri. Karena kita tidak tahu penularan virus terjadi di mana,” imbuhnya.

Selain itu, Dinkes Kota Blitar juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun, serta membatasi aktivitas saat mengalami gejala flu.

Baca juga:  Pemkot Blitar Siapkan Strategi Hadapi Pemangkasan TKD Rp100 Miliar pada 2026

“Kalau merasa kurang sehat atau mengalami gejala flu, sebaiknya mengamankan diri sendiri agar tidak menularkan ke orang lain. Kalau merasa perlu, silakan memakai masker,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan