Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, KAI Daop 7 Gelar Tes Urine di Sejumlah Stasiun

tes narkoba sejumlah pekerja KAI di Stasiun Blitar (Sumber gambar: blitarkawentar.jawapos.com)

Sejumlah pekerja angkutan kereta api (KA) di Stasiun Blitar menjalani tes urine sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan narkotika, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman bagi para penumpang, terutama menjelang masa angkutan Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan jumlah perjalanan.

Pemeriksaan narkoba tersebut dilaksanakan secara acak oleh petugas dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Blitar. Dari hasil pemeriksaan, seluruh pekerja dan petugas yang mengikuti tes dinyatakan negatif atau bebas dari pengaruh narkotika.

Baca juga:  Mengejutkan! Terungkap Gaji Karyawan RSUD Srengat Blitar Ternyata di Bawah UMR

Selain di Stasiun Blitar, pemeriksaan serupa juga digelar di beberapa titik strategis lainnya. Di antaranya Depo Lokomotif Madiun, Stasiun Kertosono, serta Stasiun Tulungagung.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes narkoba ini merupakan langkah pencegahan yang sangat penting. Apalagi frekuensi perjalanan kereta api cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, baik untuk arus mudik maupun arus balik.

Menurutnya, KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh petugas yang bertugas berada dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkoba.

“Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan jaminan keamanan bagi para pemudik. Seluruh petugas yang berada di garda terdepan, mulai dari masinis, kondektur, hingga petugas operasional, harus dalam kondisi prima dan terbebas dari narkoba,” tegasnya, Kamis (12/3).

Sebelum menjalani tes narkoba, para pekerja terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi serta denyut nadi.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan gula darah acak (GDA), kadar asam urat (UA), dan kolesterol. Setelah itu, petugas melanjutkan dengan pengecekan kadar alkohol serta tes narkoba secara acak.

Baca juga:  Pemkot Blitar Soroti ASN Pakai LPG 3 Kg, Regulasi Baru Segera Diterbitkan

Dari seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa semua petugas berada dalam kondisi fisik yang sehat dan tidak terindikasi menyalahgunakan narkoba. Dengan demikian, mereka dapat melanjutkan tugasnya untuk melayani masyarakat.

Tohari menambahkan, dengan kondisi personel yang sehat, disiplin, dan terbebas dari narkoba, pihaknya optimistis pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar.

“Kami akan terus melakukan skrining kesehatan secara berkala serta tes narkoba guna memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api,” pungkasnya. (HEV/YUN)

Iklan